Sabtu, 22 November 2014

DAMPAK PSIKOLOGIS PENGGUNAAN INTERNET



DAMPAK PSIKOLOGIS  POSITIF , NEGATIF PENGGUNAAN INTERNET



dampak positif penggunaan internet

a. Internet sebagai media komunikasi

fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia dapat menggunaakan media social dll.

b. Media pertukaran data

dengan menggunakan email para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah, hanya berfungsi bagi pengguna internet yang memiliki email.

c. Media mencari informasi atau data

perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.

d. Kemudahan memperoleh informasi

kemudahan untuk memperoleh informasi yang ada di internet banyak membantu manusia sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi. Selain itu internet juga bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain.


e. Kemudahan bertransaksi perdagangan

Dengan kemudahan ini, membuat kita tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan karena dapat di lakukan lewat internet.

Dampak negative penggunaan internet.

a. Pornografi

Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen browser melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses.Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal. Dan baru-baru ini pelaku pornografi telah mengajukan permohonan terhadap pihak google agar memberikan ruang khusus / melegalkan akses pornografi agar pelaku pornografi tidak dirugikan oleh pihak-pihak tertentu.

b. Violence and Gore

Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat menjual situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.



c. Carding

Karena sifatnya yang real time(langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah carayang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.

d. Perjudian

Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya.
Secara garis besar dampak negatif internet adalah :
  • Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face).
  • Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi.
  • Kejahatan seperti menipu dan mencuri dapat dilakukan di internet (kejahatan juga ikut berkembang).
  • Bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut






DAMPAK PSIKOLOGIS SOSIAL MEDIA (FACEBOOK)

     POSITIF

a.  Dampak Positif Facebook

Facebook (FB) merupakan jejaring sosial yang juga dimanfaatkan untuk mengapload status, dan juga merupakan alat berkomunikasi modern. Facebook (FB) ini telah banyak menarik minat kaum masyarakat pada umumnya. Facebook juga telah menghipnotis ribuan bahkan jutaan remaja di dunia ini termasuk anak-anak pun kini telah mengenal facebook tersebut. Facebook ini pertama kali berada di Negara Amerika yang kemudian masuk ke Negara Indonesia. Facebook ini pun mampu merubah pola tingkah laku yang biasa menjadi tidak biasa. Dalam kita berhubungan dengan facebook kita akan tahu dampak positif dan negative dari facebook dalam pendidikan terhadap pengembangan tingkah laku remaja. Kita dapat tentukan sebagai berikut:

b.      Dampak Positif Facebook Untuk Remaja

Facebook berdampak positif dalam pendidikan yang akan mempengaruhi tingkah laku para remaja, salah satunya adalah:  Facebook dapat memudahkan kita mengetahui kejadian-kejadian yang belum tersiar dalam media cetak maupun media elektronik. Melalui facebook kita dapat berinteraksi secara cepat.Kita dapat mengetahui wajah lawan kita berinteraksi. Dalam facebook kita juga dapat dengan mudah mengapload masalah-masalah tentang pendidikan sehingga dapat membantu dan memotifasi diri kita menjadi semangat dalam belajar.

c.       Dampak Positif Facebook Untuk Kehidupan

            Facebook  membuat kita dapat menemukan teman-teman lama, ataupun memperluas pertemanan kita sampai ke negara-negara luar.  Facebook  pun dapat menjadi salah satu sarana yang efektif sebagai situs untuk menawarkan barang. Seperti yang kita ketahui, banyak sekali toko online yang menawarkan barang dagangannya melalui facebook. Tentunya ini menguntungkan bagi keduabelah pihak. Baik pembeli maupun penjual.
            “Facebook dapat menghibur saya dan mengurangi kebosanan tentunya, ketika saya bosan, saya cukup mengupdata status, lalu turut mengomentari status saya ataupun teman saya, meskipun terdengar simple, tapi itu sangat menghibur. Saya pun juga dapat bermain game di facebook yang menurut saya sangat menyenangkan.” Begitu penuturan salah seorang pengguna facebook.

            NEGATIF

a.       .   Dampak Negative Facebook

Facebook tidak akan selalu berdampak pisitif. Kadang kala ada dampak negative yang sangat perpengaruh pada dunia pendidikan yang kemudian akan mempengaruhi pengembangan tingkah laku para remaja, diantaranya: Dapat merusak mental para remaja dalam melakukan suatu tindakan. Melalui facebook tindak kejahatan dan pelecehan terhadap remaja kerap terjadi.  Para remaja khususnya para pelajar, seringkali melupakan kegiatannya bebagai seorang pelajar, karena terhipnotis oleh facebook.

b.      Pengaruh Buruk Facebook Untuk Remaja

1. .    Menghambur-hamburkan Uang Pengaruh buruk facebook bagi remaja yang pertama ialah menghambur-hamburkan uang atau pemborosan. Mengapa? Karena, untuk membuka facebook, diperlukan akses internet yang tentu saja memakan biaya. Meski kelihatannya tidak terlalu mahal, namun bila diakumulasikan akan mempengaruhi keuangan para remaja. Padahal, sebagian remaja di Indonesia masih mengandalkan kucuran dana dari orang tua mereka.
2. .    Tidak Peduli Dengan SekitarPengaruh buruk facebook yang kedua ialah ketidakpedulian remaja tersebut pada kondisi sekitarnya. Hal ini dikarenakan remaja yang suka bermain facebook lama-lama akan kecanduan. Remaja yang sudah kecanduan facebook terlalu asyik dengan dunianya sendiri sehingga tidak peduli lagi dengan orang lain dan lingkungan sekitarnya.
3 .    Berkurangnya Waktu Belajar Pengaruh facebook yang paling buruk bagi pelajar tentu saja berkurangnya waktu belajar. Padahal, belajar merupakan kewajiban utama seorang pelajar. Bahkan, tak sedikit pelajar yang asyik bermain facebook saat jam pelajaran masih berlangsung.
4  .    Kurangnya Sosialisasi Dengan Lingkungan Pengaruh buruk facebook bagi pelajar yang berikutnya ialah berkurangnya sosialisasi dengan lingkungan. Hal ini sangat mengkhawatirkan bagi perkembangan kehidupan sosial para remaja itu sendiri. Mereka yang seharusnya belajar bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, justru lebih banyak menghabiskan waktunya di dunia maya bersama teman-teman facebooknya
5 .    Mengganggu Kesehatan Pengaruh buruk facebook bagi remaja yang kelima ialah mengganggu kesehatan. Hal ini disebabkan karena terlalu banyak nongkrong di depan monitor tanpa melakukan kegiatan apapun dan tidak pernah berolah raga akan beresiko untuk kesehatan remaja yang seharusnya aktif berolah raga. Penyakit akan mudah menyerang. Obesitas, gangguan lambung, dan penyakit mata merupakan gangguan kesehatan yang paling mungkin terjadi.
6 .    Tersebarnya Data Pribadi Mayoritas pengguna facebook memberikan data-data mengenai diri mereka dengan sangat detail pada info facebook. Hal ini biasanya dilakukan oleh orang yang baru mengenal internet. Mereka tidak tahu resikonya menyebarkan data pribadi di internet.
7 .    Awas Penipuan Pengaruh buruk facebook yang berikutnya ialah ancaman penipuan. Bagi penipu yang sering mengatasnamakan dirinya sebagai penjual barang, remaja-remaja yang belum mengerti dunia maya adalah sasaran empuk untuk mereka mangsa.
8 .    Maraknya Konten-Konten Berbau Sex Dan Pornografi Pengaruh buruk facebook yang berikutnya ialah maraknya konten-konten berbau sex dan pornografi. Bukan menjadi masalah yang sulit bagi para facebooker untuk menemukan konten-konten berlendir di internet khususnya jejaring sosial facebook. Hal ini tentu membawa dampak buruk bagi perkembangan psikis dan mental remaja yang masih tergolong labil.

c.       Dampak Negative Facebook Untuk Kehidupan

            Kita memang banyak dan tidak dapat di duga, tetapi tidak kita pungkiri, facebook juga dapat berdampak negatif bila kita tidak menggunakannya dengan bijak. Kabar terdengar dari  seorang  gadis di Indonesia yang kabur dari kediamannya bersama dengan seorang pria yang di kenalnya lewat situs jejaring sosial facebook. Bahkan sang gadis ini pun telah mengaku kepada kedua orang tuanya bahwa ia telah menginap bersama di hotel dengan pria yang baru di kenalnya itu. Itu hanya sedikit gambaran mengenai dampak negatif  yang disebabkan oleh kepopuleran facebook.
             Masih banyak sekali dampak-dampak negatif yang terjadi apabila kita tidak menggunakan facebook dengan bijak.  Misalnya saja, facebook membuat kita menjadi berlama-lama di depan komputer hanya untuk sekedar mengupdata status ataupun mengupload foto. Facebook dapat mengakibatkan kecanduan bila kita tidak memanfaatkannya dengan benar. Intinya, segala sesuatu pasti dapat memberikan dampak yang positf maupun negatif. Tergantung bagaimana kita menggunakannya. Jika kita menggunakannya dengan benar, maka kita akan mendapatkan
e .  Cara Mengatasi Dampak Negative Facebook
1 .    Jangan gunakan indentitas asli saat mendaftar maupun sedang ber-Facebook-an.
2.    Waspada atau hati-hati kepada orang yang belum kita kenal.
3.    Ajak teman pada saat ingin berjumpa dan hidarkan apa bila di ajak ke tempat yang sepi.
4.   Gunakan Facebook yang labih berguna dan bermanfaat saja.
5.    Hindari Facebook-an yang mengarah dari perbuatan negatif.
6     Orang tua harus megawasi anaknya setiap saat kalau perlu diperketat pengawasanya. Semoga dengan beberapa cara ini kita sebagai orang tua dapat mengantisipasi sedini mungkin agar kaum remaja yang menjadi tumpuan bangsa ini tidak terjebak asesuatu yang tidak kita inginkan.

CONTOH NEGATIF PENGGUANAAN NAMA SAMARAAN / ANONIM


JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad, mengkritisi akun-akun anonim yang banyak bermunculan di media sosial. Sebab akun anonim itu memberikan berita negatif.
“Media sosial bukan untuk menyerang. Banyak akun palsu seperti Trio Macan, Jilbab Hitam yang malah memberikan berita negatif,” kata Abraham di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (5/12).
Seperti dilansir JPNN, Kamis, (5/12) yang mengatakan,  Abraham menilai jika kecanggihan dunia maya seharusnya dimanfaatkan secara positif. Jika tidak maka akan memberikan efek negatif. “Kalau tidak akan banyak berita negatif,” katanya.
Abraham mengaku, pernah mempunyai pengalaman buruk dengan media sosial. “Ketika baru pertama kali terpilih menjadi Ketua KPK, tiba-tiba muncul akun yang mengatasnamakan saya,” katanya.
Penggunaan namanya membuat Abraham kaget. Sebab, akun palsu yang menggunakan namanya itu menyerang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Seolah-olah saya yang bicara, padahal saya tak pernah membuat (akun twitter),” ujar Abraham.
Namun, ia tak memungkiri media sosial tidak selalu berdampak negatif. Ada juga manfaat positifnya. “Contoh ketika kemarin KPK diserang. Hampir sebagian besar pengguna media sosial memberi dukungan positif yang begitu besar,” kata Abraham.

DAMPAK NEGATIF DAN POSITIF PORNOGRAFI

Tidak sedikit kasus pelecehan seksual dan pemerkosaan yang awalnya terpengaruh film porno. Umumnya, sang pelaku merupakan pria yang tidak berpendidikan serta memiliki lingkungan yang buruk. Oleh sebab itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemeninfo) telah memblokir ratusan situs porno serta melarang beredarnya film tersebut.

Kemeninfo melakukan hal itu untuk melindungi anak muda agar tidak terpengaruh buruk setelah menonton film porno. Beberapa pengaruh negatif dari film yang menayangkan adegan-adegan seks tanpa sensor itu antara lain:

DAMPAK NEGATIF


1. Memberikan pengetahuan yang tidak benar

Terkadang adegan seks yang dilakukan di film porno memberikan pengetahuan yang tidak benar. "Kadang-kadang mengungkapkan hal yang tidak sesungguhnya, contohnya hubungan seksual kok lama banget bisa satu jam, aslinya nggak begitu," tutur dokter yang mendalami masalah seksologi, Dr Andri Wanananda, MS, kepada Wolipop di Universitas Tarumanagara, Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Rabu (20/11/2013).


2. Mempengaruhi pemikiran anak di bawah umur

Film porno bisa mempengaruhi pemikiran anak di bawah umur. Mereka yang pengetahuannya kurang bisa saja terjerumus ke dalam 'pergaulan bebas', terutama yang memiliki lingkungan tidak memadai. Menurut pria yang memulai karier sejak 2003 itu, saat film porno disaksikan oleh anak-anak, mereka bisa ikut terangsang sehingga mengakibatkan pelecehan seksual.

3. Berujung pemerkosaan

Tidak hanya pelecehan seksual, pemuda yang pendidikannya tidak tinggi kemudian tempat tinggalnya kurang memadai bisa terjerumus film porno yang berujung pemerkosaan. Ini tentu sangat merugikan banyak pihak, terutama pihak wanitanya.

4. Seks menyimpang

Selain mengungkapkan hal-hal yang tidak benar, film porno juga bisa mempengaruhi penontonnya melakukan seks menyimpang. Misalnya saja, melakukan hubungan intim yang mengandung unsur kekerasan. "Penyimpangan pertama dilakukan tanpa keinginan kedua belah pihak, jadi yang satu maksa, itu nggak sehat, saya melihatnya dari aspek kedokteran ya. Kedua itu dilakukan dengan cara-cara yang menyakiti seperti si pria nggak bisa terangsang kalau nggak menyakiti wanitanya. Wanitanya terpaksa menerima," kata Andri memberikan contoh.


Selain empat pengaruh negatif di atas, ternyata film dewasa ini juga memiliki dampak positif. Menurut pria yang mengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara itu, film porno punya dua dampak positif untuk pasangan menikah, seperti:

DAMPAK POSITIF

1. Meningkatkan Gairah yang Turun

"Ini film yang ke arah pornografi secara langsung merangsang pornoitas dari diri si pemirsa," ujarnya. Rangsangan tersebut tentu akan meningkatkan libido Anda dan pasangan. Akan tetapi bila ditonton oleh orang yang memiliki pendidikan dan pengetahuan minim bisa berakibat buruk yang akan mengganggu orang lain serta lingkungan sekitarnya. Sangat direkomendasikan khusus untuk pasangan suami istri yang sudah menikah lama dan mulai kehilangan percikan api hasrat bercinta.

2. Hiburan

Ternyata bagi beberapa orang, film porno dianggap sebagai penyegaran pikiran yang bisa menghibur pikiran saat sedang penat. Film tersebut juga dapat meringankan stres karena merasa terhibur. "Terus terang saja ya efek positifnya menghibur biar bagaimanapun juga orang kadang-kadang tidak selalu serius, ada pepatah dalam bahasa Yunani, manusia bukan hanya homo safien (bekerja) tapi juga homo luden (senang bermain)," tambah bapak satu anak itu. Hiburan ini tentunya hanya terjadi bila dinikmati sendiri, bukan kemudian dipaksakan kepada orang lain lewat tindakan yang tidak bermoral.

ASPEK DEMOGRAFI

A. Pengaruh Budaya
Komponen demografi seperti gender, usia, budaya, dan sociocultural telah diteliti  kaitannya dengan interaksi manusia dan internet oleh beberapa ahli cyberpsychology. Penelitian dari Li & Kirkup (2007), menunjukkan bahwa para pelajar sekolah di Eropa mempunyai pengalaman lebih dini dalam melakukan interaksi dengan internet dibandingkan para pelajar usia sekolah di Asia. Selain karena internet memang pertama kali ditemukan dan dikembangkan di negara-negara barat, hal ini juga disebabkan kecepatan akses internet di Eropa yang jauh lebih cepat dibandingkan kecepatan akses internet di Asia.
Kemudian, para pelajar di Eropa juga cenderung menggunakan internet untuk keperluan mencari sumber-sumber untuk bahan belajar, sementara pelajar di Asia lebih banyak digunakan untuk hal-hal yang bersifat pribadi seperti bermain game dan menjalin hubungan interpersonal. Hal ini disebabkan karena sistem pembelajaran di Eropa yang lebih terbuka dalam mensyaratkan berbagai sumber ajar yang tersedia baik offline maupun online. Sedangkan sistem pembelajaran di Asia masih menempatkan sumber-sumber seperti buku-buku dan materi dari guru sebagai sumber pengetahuan yang lebih dihormati dibandingkan sumber-sumber dari internet. Budaya individualist pada masyarakat Eropa dan budaya kolektivis di Asia juga memengaruhi bagaimana mereka bersikap terhadap hubungan interpersonal secara online. Di mana dalam budaya kolektivis, menjalin hubungan interpersonal dan berkomunikasi dengan siapa saja mempunyai arti yang sangat penting; sementara pada budaya individualist berlaku sebaliknya.
B. Pengaruh Gender dan Usia
Sementara itu, berdasarkan gender, baik pria maupun wanita pada kedua budaya sudah mulai menyadari kesetaraan gender dalam hal mengakses internet pada usia universitas. Hanya saja, pola pengaksesan internet pada wanita lebih cenderung digunakan untuk keperluan belajar, sementara pria cenderung lebih banyak menggunakannya untuk kepentingan pribadi seperti bersosialisasi dan bermain game. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh menurunnya perhatian pria kepada hal-hal yang bersifat akademik maupun pencapaian prestasi akademik akhir-akhir ini. Meskipun kedua gender setara dalam kepuasan berinteraksinya dengan internet, namun pria lebih percaya diri dengan kemampuannya menggunakan internet dibandingkan wanita. Kemudian, pria juga lebih banyak menghabiskan waktunya di internet dalam hal email, chatting dan game dibandingkan wanita. Berdasarkan penelitian dari Thayer & Ray (2006), wanita lebih menyenangi berhubungan secara offline atau jika pun harus online hanya akan berkomunikasi dengan kerabat dan teman-teman yang dikenalnya. Sehingga tidak heran jika di situs-situs chatting, seperti http://worldofchat.co.uk misalnya, kebanyakan user-nya adalah pria, sementra user wanitanya sangat sedikit.
Terakhir, berdasarkan usia, para pelajar dengan budaya barat terutama para pria telah berinteraksi dengan komputer sejak usia dini. Sementara mayoritas pelajar di Asia mengenal komputer pertama kali pada usia sekolah menengah atau di bangku universitas (Li & Kirkup, 2007). Kemudian Thayer & Ray (2006), menambahkan bahwa dalam melakukan komunikasi di internet, pada usia lebih muda, orang cenderung untuk lebih terbuka dan menikmati menjalin hubungan interpersonal dengan orang-orang asing dan teman-temannya. Sementara orang-orang pada usia menengah lebih memilih berikteraksi dengan orang-orang di lingkungan kerjanya, dan pada dewasa akhir cenderung berkomunikasi online dengan teman-teman yang dikenalnya saja.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh gender, usia, dan budaya dalam interaksi manusia dan internet. Dimana gender memengaruhi manusia dalam hal pola interaksinya dengan internet, sementara usia memengaruhi manusia dalam hal pengenalan terhadap internet dan cara berkomunikasi di internet, sedangkan budaya memengaruhi seluruh aspek-aspek dalam interaksi antara manusia dan internet.

REFRENSI
rakyatsulsel.com/abraham-samad-kritisi-akun-anonim-di-media-sosial.htmla