DAMPAK PSIKOLOGIS POSITIF , NEGATIF PENGGUNAAN INTERNET
dampak positif penggunaan internet
a. Internet sebagai media komunikasi
fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia dapat menggunaakan media social dll.
b. Media pertukaran data
dengan menggunakan email para
pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat
dan murah, hanya berfungsi bagi pengguna internet yang memiliki email.
c. Media mencari informasi atau data
perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
d. Kemudahan memperoleh informasi
kemudahan untuk memperoleh informasi yang ada di internet banyak membantu manusia sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi. Selain itu internet juga bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain.
e. Kemudahan bertransaksi perdagangan
Dengan kemudahan ini, membuat kita tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan karena dapat di lakukan lewat internet.
Dampak negative penggunaan internet.
a. Pornografi
Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen browser melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses.Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal. Dan baru-baru ini pelaku pornografi telah mengajukan permohonan terhadap pihak google agar memberikan ruang khusus / melegalkan akses pornografi agar pelaku pornografi tidak dirugikan oleh pihak-pihak tertentu.
b. Violence and Gore
Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat menjual situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.
c. Carding
Karena sifatnya yang real time(langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah carayang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.
d. Perjudian
Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya.
Secara garis besar dampak negatif internet adalah :
- Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face).
- Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi.
- Kejahatan seperti menipu dan mencuri dapat dilakukan di internet (kejahatan juga ikut berkembang).
- Bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut
DAMPAK PSIKOLOGIS SOSIAL MEDIA (FACEBOOK)
POSITIF
a. Dampak
Positif Facebook
Facebook (FB) merupakan jejaring sosial yang juga
dimanfaatkan untuk mengapload status, dan juga merupakan alat berkomunikasi
modern. Facebook (FB) ini telah banyak menarik minat kaum masyarakat pada
umumnya. Facebook juga telah menghipnotis ribuan bahkan jutaan remaja di dunia
ini termasuk anak-anak pun kini telah mengenal facebook tersebut. Facebook ini
pertama kali berada di Negara Amerika yang kemudian masuk ke Negara Indonesia.
Facebook ini pun mampu merubah pola tingkah laku yang biasa menjadi tidak biasa.
Dalam kita berhubungan dengan facebook kita akan tahu dampak positif dan
negative dari facebook dalam pendidikan terhadap pengembangan tingkah laku
remaja. Kita dapat tentukan sebagai berikut:
b. Dampak Positif Facebook Untuk Remaja
Facebook berdampak positif dalam pendidikan yang akan
mempengaruhi tingkah laku para remaja, salah satunya adalah: Facebook dapat memudahkan kita
mengetahui kejadian-kejadian yang belum tersiar dalam media cetak maupun media
elektronik. Melalui facebook kita dapat
berinteraksi secara cepat.Kita dapat mengetahui wajah lawan kita berinteraksi. Dalam facebook kita juga dapat dengan mudah mengapload
masalah-masalah tentang pendidikan sehingga dapat membantu dan memotifasi diri
kita menjadi semangat dalam belajar.
c. Dampak Positif Facebook Untuk
Kehidupan
Facebook membuat
kita dapat menemukan teman-teman lama, ataupun memperluas pertemanan kita
sampai ke negara-negara luar. Facebook pun dapat menjadi salah satu
sarana yang efektif sebagai situs untuk menawarkan barang. Seperti yang kita
ketahui, banyak sekali toko online yang menawarkan barang dagangannya melalui
facebook. Tentunya ini menguntungkan bagi keduabelah pihak. Baik pembeli maupun
penjual.
“Facebook dapat menghibur saya dan mengurangi kebosanan tentunya, ketika saya
bosan, saya cukup mengupdata status, lalu turut mengomentari status saya
ataupun teman saya, meskipun terdengar simple, tapi itu sangat menghibur. Saya
pun juga dapat bermain game di facebook yang menurut saya sangat menyenangkan.”
Begitu penuturan salah seorang pengguna facebook.
NEGATIF
a.
. Dampak Negative Facebook
Facebook tidak akan selalu berdampak pisitif. Kadang kala
ada dampak negative yang sangat perpengaruh pada dunia pendidikan yang kemudian
akan mempengaruhi pengembangan tingkah laku para remaja, diantaranya: Dapat merusak mental para remaja dalam melakukan suatu
tindakan. Melalui facebook tindak kejahatan dan pelecehan terhadap remaja kerap
terjadi. Para remaja khususnya para pelajar, seringkali melupakan
kegiatannya bebagai seorang pelajar, karena terhipnotis oleh facebook.
b.
Pengaruh
Buruk Facebook Untuk Remaja
1. . Menghambur-hamburkan Uang Pengaruh buruk facebook bagi
remaja yang pertama ialah menghambur-hamburkan uang atau pemborosan. Mengapa?
Karena, untuk membuka facebook, diperlukan akses internet yang tentu saja
memakan biaya. Meski kelihatannya tidak terlalu mahal, namun bila
diakumulasikan akan mempengaruhi keuangan para remaja. Padahal, sebagian remaja
di Indonesia masih mengandalkan kucuran dana dari orang tua mereka.
2. . Tidak Peduli Dengan SekitarPengaruh buruk facebook yang
kedua ialah ketidakpedulian remaja tersebut pada kondisi sekitarnya. Hal ini
dikarenakan remaja yang suka bermain facebook lama-lama akan kecanduan. Remaja
yang sudah kecanduan facebook terlalu asyik dengan dunianya sendiri sehingga
tidak peduli lagi dengan orang lain dan lingkungan sekitarnya.
3 . Berkurangnya Waktu Belajar Pengaruh facebook yang paling
buruk bagi pelajar tentu saja berkurangnya waktu belajar. Padahal, belajar
merupakan kewajiban utama seorang pelajar. Bahkan, tak sedikit pelajar yang
asyik bermain facebook saat jam pelajaran masih berlangsung.
4
. Kurangnya Sosialisasi Dengan
Lingkungan Pengaruh buruk facebook bagi pelajar yang berikutnya ialah
berkurangnya sosialisasi dengan lingkungan. Hal ini sangat mengkhawatirkan bagi
perkembangan kehidupan sosial para remaja itu sendiri. Mereka yang seharusnya
belajar bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, justru lebih banyak
menghabiskan waktunya di dunia maya bersama teman-teman facebooknya
5 . Mengganggu Kesehatan Pengaruh buruk facebook bagi remaja
yang kelima ialah mengganggu kesehatan. Hal ini disebabkan karena terlalu
banyak nongkrong di depan monitor tanpa melakukan kegiatan apapun dan tidak
pernah berolah raga akan beresiko untuk kesehatan remaja yang seharusnya aktif
berolah raga. Penyakit akan mudah menyerang. Obesitas, gangguan lambung, dan
penyakit mata merupakan gangguan kesehatan yang paling mungkin terjadi.
6 . Tersebarnya Data Pribadi Mayoritas pengguna facebook
memberikan data-data mengenai diri mereka dengan sangat detail pada info
facebook. Hal ini biasanya dilakukan oleh orang yang baru mengenal internet.
Mereka tidak tahu resikonya menyebarkan data pribadi di internet.
7 . Awas Penipuan Pengaruh buruk facebook yang berikutnya ialah
ancaman penipuan. Bagi penipu yang sering mengatasnamakan dirinya sebagai
penjual barang, remaja-remaja yang belum mengerti dunia maya adalah sasaran
empuk untuk mereka mangsa.
8 . Maraknya Konten-Konten Berbau Sex Dan Pornografi Pengaruh
buruk facebook yang berikutnya ialah maraknya konten-konten berbau sex dan
pornografi. Bukan menjadi masalah yang sulit bagi para facebooker untuk
menemukan konten-konten berlendir di internet khususnya jejaring sosial
facebook. Hal ini tentu membawa dampak buruk bagi perkembangan psikis dan
mental remaja yang masih tergolong labil.
c.
Dampak
Negative Facebook Untuk Kehidupan
Kita memang banyak dan tidak dapat di duga, tetapi tidak kita pungkiri,
facebook juga dapat berdampak negatif bila kita tidak menggunakannya dengan
bijak. Kabar terdengar dari seorang gadis di Indonesia yang kabur
dari kediamannya bersama dengan seorang pria yang di kenalnya lewat situs
jejaring sosial facebook. Bahkan sang gadis ini pun telah mengaku kepada kedua
orang tuanya bahwa ia telah menginap bersama di hotel dengan pria yang baru di kenalnya
itu. Itu hanya sedikit gambaran mengenai dampak negatif yang disebabkan
oleh kepopuleran facebook.
Masih banyak sekali dampak-dampak negatif yang terjadi apabila kita tidak
menggunakan facebook dengan bijak. Misalnya saja, facebook membuat kita
menjadi berlama-lama di depan komputer hanya untuk sekedar mengupdata status
ataupun mengupload foto. Facebook dapat mengakibatkan kecanduan bila kita tidak
memanfaatkannya dengan benar. Intinya, segala sesuatu pasti dapat memberikan
dampak yang positf maupun negatif. Tergantung bagaimana kita menggunakannya.
Jika kita menggunakannya dengan benar, maka kita akan mendapatkan
e . Cara Mengatasi Dampak Negative
Facebook
1 .
Jangan gunakan indentitas asli saat
mendaftar maupun sedang ber-Facebook-an.
2.
Waspada atau hati-hati kepada orang
yang belum kita kenal.
3.
Ajak teman pada saat ingin berjumpa
dan hidarkan apa bila di ajak ke tempat yang sepi.
4.
Gunakan Facebook yang labih berguna
dan bermanfaat saja.
5.
Hindari Facebook-an yang mengarah
dari perbuatan negatif.
6
Orang tua harus megawasi anaknya
setiap saat kalau perlu diperketat pengawasanya. Semoga dengan beberapa cara
ini kita sebagai orang tua dapat mengantisipasi sedini mungkin agar kaum remaja
yang menjadi tumpuan bangsa ini tidak terjebak asesuatu yang tidak kita
inginkan.
CONTOH NEGATIF PENGGUANAAN NAMA
SAMARAAN / ANONIM
JAKARTA,
RAKYATSULSEL.COM - Ketua Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad, mengkritisi akun-akun anonim yang
banyak bermunculan di media sosial. Sebab akun anonim itu memberikan berita
negatif.
“Media sosial bukan
untuk menyerang. Banyak akun palsu seperti Trio Macan, Jilbab Hitam yang malah
memberikan berita negatif,” kata Abraham di Balai Kartini, Jakarta, Kamis
(5/12).
Seperti dilansir
JPNN, Kamis, (5/12) yang mengatakan, Abraham menilai jika kecanggihan
dunia maya seharusnya dimanfaatkan secara positif. Jika tidak maka akan
memberikan efek negatif. “Kalau tidak akan banyak berita negatif,” katanya.
Abraham mengaku,
pernah mempunyai pengalaman buruk dengan media sosial. “Ketika baru pertama
kali terpilih menjadi Ketua KPK, tiba-tiba muncul akun yang mengatasnamakan
saya,” katanya.
Penggunaan namanya
membuat Abraham kaget. Sebab, akun palsu yang menggunakan namanya itu menyerang
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Seolah-olah saya yang bicara, padahal saya
tak pernah membuat (akun twitter),” ujar Abraham.
Namun, ia tak memungkiri
media sosial tidak selalu berdampak negatif. Ada juga manfaat positifnya.
“Contoh ketika kemarin KPK diserang. Hampir sebagian besar pengguna media
sosial memberi dukungan positif yang begitu besar,” kata Abraham.
DAMPAK NEGATIF DAN POSITIF PORNOGRAFI
Tidak sedikit kasus pelecehan seksual dan pemerkosaan yang
awalnya terpengaruh film porno. Umumnya, sang pelaku merupakan pria yang tidak
berpendidikan serta memiliki lingkungan yang buruk. Oleh sebab itu, Kementerian
Komunikasi dan Informatika (Kemeninfo) telah memblokir ratusan situs porno
serta melarang beredarnya film tersebut.
Kemeninfo melakukan hal itu untuk melindungi anak muda agar tidak terpengaruh buruk setelah menonton film porno. Beberapa pengaruh negatif dari film yang menayangkan adegan-adegan seks tanpa sensor itu antara lain:
DAMPAK NEGATIF
1. Memberikan pengetahuan yang tidak benar
Terkadang adegan seks yang dilakukan di film porno memberikan pengetahuan yang tidak benar. "Kadang-kadang mengungkapkan hal yang tidak sesungguhnya, contohnya hubungan seksual kok lama banget bisa satu jam, aslinya nggak begitu," tutur dokter yang mendalami masalah seksologi, Dr Andri Wanananda, MS, kepada Wolipop di Universitas Tarumanagara, Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Rabu (20/11/2013).
2. Mempengaruhi pemikiran anak di bawah umur
Film porno bisa mempengaruhi pemikiran anak di bawah umur. Mereka yang pengetahuannya kurang bisa saja terjerumus ke dalam 'pergaulan bebas', terutama yang memiliki lingkungan tidak memadai. Menurut pria yang memulai karier sejak 2003 itu, saat film porno disaksikan oleh anak-anak, mereka bisa ikut terangsang sehingga mengakibatkan pelecehan seksual.
3. Berujung pemerkosaan
Tidak hanya pelecehan seksual, pemuda yang pendidikannya tidak tinggi kemudian tempat tinggalnya kurang memadai bisa terjerumus film porno yang berujung pemerkosaan. Ini tentu sangat merugikan banyak pihak, terutama pihak wanitanya.
4. Seks menyimpang
Selain mengungkapkan hal-hal yang tidak benar, film porno juga bisa mempengaruhi penontonnya melakukan seks menyimpang. Misalnya saja, melakukan hubungan intim yang mengandung unsur kekerasan. "Penyimpangan pertama dilakukan tanpa keinginan kedua belah pihak, jadi yang satu maksa, itu nggak sehat, saya melihatnya dari aspek kedokteran ya. Kedua itu dilakukan dengan cara-cara yang menyakiti seperti si pria nggak bisa terangsang kalau nggak menyakiti wanitanya. Wanitanya terpaksa menerima," kata Andri memberikan contoh.
Selain empat pengaruh negatif di atas, ternyata film dewasa ini juga memiliki dampak positif. Menurut pria yang mengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara itu, film porno punya dua dampak positif untuk pasangan menikah, seperti:
DAMPAK POSITIF
1. Meningkatkan Gairah yang Turun
"Ini film yang ke arah pornografi secara langsung merangsang pornoitas dari diri si pemirsa," ujarnya. Rangsangan tersebut tentu akan meningkatkan libido Anda dan pasangan. Akan tetapi bila ditonton oleh orang yang memiliki pendidikan dan pengetahuan minim bisa berakibat buruk yang akan mengganggu orang lain serta lingkungan sekitarnya. Sangat direkomendasikan khusus untuk pasangan suami istri yang sudah menikah lama dan mulai kehilangan percikan api hasrat bercinta.
2. Hiburan
Ternyata bagi beberapa orang, film porno dianggap sebagai penyegaran pikiran yang bisa menghibur pikiran saat sedang penat. Film tersebut juga dapat meringankan stres karena merasa terhibur. "Terus terang saja ya efek positifnya menghibur biar bagaimanapun juga orang kadang-kadang tidak selalu serius, ada pepatah dalam bahasa Yunani, manusia bukan hanya homo safien (bekerja) tapi juga homo luden (senang bermain)," tambah bapak satu anak itu. Hiburan ini tentunya hanya terjadi bila dinikmati sendiri, bukan kemudian dipaksakan kepada orang lain lewat tindakan yang tidak bermoral.
ASPEK DEMOGRAFI
A. Pengaruh Budaya
Komponen demografi seperti gender, usia, budaya,
dan sociocultural telah diteliti kaitannya dengan interaksi manusia dan
internet oleh beberapa ahli cyberpsychology. Penelitian dari Li &
Kirkup (2007), menunjukkan bahwa para pelajar sekolah di Eropa mempunyai
pengalaman lebih dini dalam melakukan interaksi dengan internet dibandingkan
para pelajar usia sekolah di Asia. Selain karena internet memang pertama kali
ditemukan dan dikembangkan di negara-negara barat, hal ini juga disebabkan
kecepatan akses internet di Eropa yang jauh lebih cepat dibandingkan kecepatan
akses internet di Asia.
Kemudian, para pelajar di Eropa juga cenderung
menggunakan internet untuk keperluan mencari sumber-sumber untuk bahan belajar,
sementara pelajar di Asia lebih banyak digunakan untuk hal-hal yang bersifat
pribadi seperti bermain game dan menjalin hubungan interpersonal. Hal
ini disebabkan karena sistem pembelajaran di Eropa yang lebih terbuka dalam
mensyaratkan berbagai sumber ajar yang tersedia baik offline maupun online.
Sedangkan sistem pembelajaran di Asia masih menempatkan sumber-sumber seperti
buku-buku dan materi dari guru sebagai sumber pengetahuan yang lebih dihormati
dibandingkan sumber-sumber dari internet. Budaya individualist pada
masyarakat Eropa dan budaya kolektivis di Asia juga memengaruhi bagaimana
mereka bersikap terhadap hubungan interpersonal secara online. Di mana
dalam budaya kolektivis, menjalin hubungan interpersonal dan berkomunikasi
dengan siapa saja mempunyai arti yang sangat penting; sementara pada budaya
individualist berlaku sebaliknya.
B. Pengaruh Gender dan Usia
Sementara itu, berdasarkan gender, baik pria
maupun wanita pada kedua budaya sudah mulai menyadari kesetaraan gender dalam
hal mengakses internet pada usia universitas. Hanya saja, pola pengaksesan
internet pada wanita lebih cenderung digunakan untuk keperluan belajar,
sementara pria cenderung lebih banyak menggunakannya untuk kepentingan
pribadi seperti bersosialisasi dan bermain game. Hal ini kemungkinan
disebabkan oleh menurunnya perhatian pria kepada hal-hal yang bersifat akademik
maupun pencapaian prestasi akademik akhir-akhir ini. Meskipun kedua gender
setara dalam kepuasan berinteraksinya dengan internet, namun pria lebih percaya
diri dengan kemampuannya menggunakan internet dibandingkan wanita. Kemudian,
pria juga lebih banyak menghabiskan waktunya di internet dalam hal email,
chatting dan game dibandingkan wanita. Berdasarkan penelitian
dari Thayer & Ray (2006), wanita lebih menyenangi berhubungan secara offline
atau jika pun harus online hanya akan berkomunikasi dengan kerabat dan
teman-teman yang dikenalnya. Sehingga tidak heran jika di situs-situs chatting,
seperti http://worldofchat.co.uk
misalnya, kebanyakan user-nya adalah pria, sementra user
wanitanya sangat sedikit.
Terakhir, berdasarkan usia, para pelajar dengan
budaya barat terutama para pria telah berinteraksi dengan komputer sejak usia
dini. Sementara mayoritas pelajar di Asia mengenal komputer pertama kali pada
usia sekolah menengah atau di bangku universitas (Li & Kirkup, 2007).
Kemudian Thayer & Ray (2006), menambahkan bahwa dalam melakukan komunikasi
di internet, pada usia lebih muda, orang cenderung untuk lebih terbuka dan
menikmati menjalin hubungan interpersonal dengan orang-orang asing dan
teman-temannya. Sementara orang-orang pada usia menengah lebih memilih
berikteraksi dengan orang-orang di lingkungan kerjanya, dan pada dewasa akhir
cenderung berkomunikasi online dengan teman-teman yang dikenalnya
saja.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat
pengaruh gender, usia, dan budaya dalam interaksi manusia dan internet. Dimana
gender memengaruhi manusia dalam hal pola interaksinya dengan internet,
sementara usia memengaruhi manusia dalam hal pengenalan terhadap internet dan cara
berkomunikasi di internet, sedangkan budaya memengaruhi seluruh aspek-aspek
dalam interaksi antara manusia dan internet.
REFRENSI
rakyatsulsel.com/abraham-samad-kritisi-akun-anonim-di-media-sosial.htmla